Rangkuman Softskill

Post terakhir ini saya khususkan untuk membuat daftar dari semua review dan post yang terdahulu serta post setelah evaluasi. Ini untuk menghindari post yang tidak sempat terbaca atau terlewat seperti saat evaluasi kemarin, padahal saya sudah mensubmitnya juga di studentsite.

ARTIKEL (Setelah Evaluasi)

  1. Rangkuman Softskill (2 Januari 2012)
  2. Antara Backpacker dan Flashpacker (1 Januari 2012)
  3. Rumahku Seperti Posyandu (1 Januari 2012)
  4. Game, Simple But Addicting! (1 Januari 2012)
  5. Tahun Baru, Gaya Baru (1 Januari 2012)
  6. Ekspektasi 2012 (31 Desember 2011)
  7. All You Can Eat (31 Desember 2011)
  8. Sejak Kapan Ngeblog? (31 Desember 2011)
  9. Cari Pembantu itu Ternyata Susah (30 Desember 2011)
  10. Belanja Online (Internasional) (30 Desember 2011)
  11. Meminta, Seikhlasnya atau Memaksa? (29 Desember 2011)
  12. It’s Samsung Galaxy! (29 Desember 2011)
  13. Belanja Online (Lokal) (29 Desember 2011)
  14. Lebih Praktis Dengan Internet Banking (29 Desember 2011)
  15. Tahun Baru Mau Kemana? (28 Desember 2011)
  16. Maksimal Dibawah Tekanan (28 Desember 2011)
  17. Timezone, Right Place to Spend Your Time (28 Desember 2011)
  18. Perkenalan Pertamaku dengan Internet (28 Desember 2011)
  19. Hewan Peliharaan (28 Desember 2011)
  20. Perkenalan Pertamaku dengan Komputer (27 Desember 2011)
  21. Evaluasi Softskill (27 Desember 2011)

 

ARTIKEL (Sebelum Evaluasi)

  1. Love What You Do (10 November 2011)
  2. Aku Cinta Wisata Indonesia (27 Oktober 2011)
  3. Mencari Pengalaman atau Pemasukan? Part 2 (20 Oktober 2011)
  4. Mencari Pengalaman atau Pemasukan? Part 1 (13 Oktober 2011)
  5. Jalan Sendiri? Kenapa Enggak! (6 Oktober 2011)
  6. First Impression (22 September 2011)

 

REVIEW

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Antara Backpacker dan Flashpacker

Kalau backpacker, saya yakin sebagian besar orang sudah tau apa artinya. Tetapi untuk flashpacker, mungkin jarang. Istilah flashpacker ini memang jarang dipergunakan. Saya pun baru tau beberapa bulan belakangan ini ketika saya sedang rajin membuka forum tentang traveling.

Sebelumnya akan saya bahas dulu mengenai backpacker. Backpacker adalah seseorang yang melakukan perjalanan ke tempat-tempat tujuan wisata dengan biaya seminimal mungkin. Backpacker ini sangat memperhitungkan segala pengeluaran biaya. Mereka akan sangat menekan budget jika dirasa tidak perlu. Sehingga mereka bisa mengalokasikan dana yang berlebih untuk perjalanan lain. Menurut saya tipe orang yang backpacker ini adalah orang hebat. Mereka rela tidur di penginapan seadanya. Mereka ini juga biasanyame menyediakan waktu lebih karena transportasi yang mereka gunakan umumnya buka pesawat sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Selanjutnya adalah mereka yang traveling tanpa memikirkan biaya yang penting bisa nyaman atau kalau bisa, mendapat pelayanan bintang lima. Biasanya orang seperti ini adalah mereka yang traveling untuk melepas penat atau menghilangkan stress. Biasanya mereka yang seperti ini tidak punya banyak waktu untuk traveling. Sehingga jika seorang backpacker memilih menggunakan kereta atau kapal laut demi menghemat biaya, maka mereka tidak ragu mengeluarkan biaya lebih untuk menggunakan pesawat.

Lalu bagaimana dengan flashpacker? Flashpacker berada di antara kedua golongan di atas. Benar bahwa mereka menekan biaya, tetapi tidak sekeras backpacker. Seorang flashpacker masih menginginkan kenyamanan dalam perjalanannya sehingga biasanya mereka lebih putar otak agar bisa mendapat harga murah untuk sesuatu yang nyaman. Misalnya saja mereka menunggu tiket promo dari maskapai penerbangan, walaupun tanggal keberangkatannya masih setengah tahun lagi, dan sebagainya.

Saya sendiri masih labil saya berada dimana, antara backpacker atau flashpacker. Saya ingin bisa menjadi backpacker, tetapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa saya ingin mendapat kenyamanan selama perjalanan. Backpacker, Flashpacker, atau Koper, ketiganya sama-sama punya satu tujuan, yaitu mengeksplor keindahan wisata.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Rumahku Seperti Posyandu

Ya, rumahku seperti posyandu. Apalagi jika ditambah sepupu saya (yang sudah punya anak) sedang berkumpul semua di rumah.

Sebelumnya saya ceritakan dulu bahwa saya adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Kakak saya keduanya sudah berkeluarga. Masing-masing dari mereka sudah punya anak, dan masing-masing dua. Umurnya pun beragam. Yang perempuan sudah 7 tahun. Yang laki-laki masing-masing 3 tahun, 1 tahun, dan terakhir adalah 1 bulan. Bisa terbayang kan kalau keempatnya sedang berada di rumah? Ini belum ditambah dengan sepupu-sepupu saya yang terkadang datang ke rumah, minimal sebulan sekali atau ketika ada acara di rumah. Rumah semakin seperti posyandu atau playgroup. Saya yang sebenarnya tidak terlalu suka dengan anak kecil, jadi mau tidak mau harus suka.

Kedua kakakku sudah pisah rumah dengan kami, tetapi rumahnya masih dekat dengan rumahku. Bisa ditempuh dengan jalan kaki saja. Jadi biasanya jika mereka kerja, anak-anak dititipkan di rumah. Kakak pertama saya yang baru saja melahirkan, masih cuti dari pekerjaannya. Bisa dibayangkan jika nanti kakak pertama saya kembali bekerja, akan ada empat anak kecil yang harus dimomong oleh Ibu saya dan saya (jika sedang tidak kuliah). Sebenarnya keberadaan mereka di rumah memang cukup membuat repot, karena rumah selalu berantakan dan tidak bisa rapi. Tapi jika mereka tidak ada, rumah menjadi sepi tidak ada hiburan.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Game: Simple, but Addicting!

Semua orang pasti pernah bermain game. Entah itu hanya sekedar mengisi waktu luang, atau mungkin memang hobby. Saya salah satu orang yang bermain game hanya untuk mengisi waktu luang, sehingga tidak banyak game yang saya tahu. Biasanya saya bermain game di ponsel, jadi bisa dimainkan kapan saja ketika tidak di rumah.

Tipe game yang saya suka adalah game yang sederhana. Contohnya saja game angry birds yang sedang populer. Contoh lainnya adalah game Fruit Ninja yang sekarang sering saya mainkan. Game-game ini tidak memerlukan banyak pemikiran tetapi membuat kecanduan. Dulu saya senang dengan game tipe dash, yaitu diner dash.

Tapi awal mula saya suka game adalah karena The Sims. Pertama kali saya tahu adalah dari teman saya ketika kelas 1 SMP. Siapa yang tidak kenal The Sims. The Sims adalah game tipe simulasi kehidupan. Game ini dibuat dengan kompleks dan detail, sehingga keluarga dan rumah yang kita mainkan seperti nyata. The Sims mempunyai banyak episode atau expansion pack. Saking sukanya pada game tersebut, saya punya hampir semua expansion pack. Setiap kali ke mall, yang saya cari pertama kali adalah toko cd game, untuk mencari expansion pack terbaru The Sims. Sayangnya, sekarang koleksi cd game The Sims saya sudah hilang karena pindah rumah. Sekarang saya sudah tidak pernah bermain The Sims, karena game tersebut membutuhkan space yang besar dan laptop saya sepertinya kurang mendukung. Lagipula Ayah saya pasti akan marah kalau tahu laptop saya dipergunakan untuk bermain game.

Karena tidak mungkin menginstall game dengan kapasitas besar, saya sempat menginstall beberapa mini games di laptop saya. Tetapi hal ini malah membuat keponakan saya (umur 7 tahun) selalu ingin bermain game. Maka dari itu saya memutuskan untuk menghapus semua game, karena saya tidak mau dia keranjingan game di usia semuda itu. Dan untuk saat ini, saya harus puas untuk bermain game di hp saja.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tahun Baru, Gaya Baru

Awal tahun adalah saat yang tepat untuk memperbaiki hal-hal yang belum sempat dibenahi di tahun sebelumnya. Awal tahun juga bisa menjadi semangat untuk memulai sesuatu yang baru.

Biasanya, momen tahun baru dipergunakan oleh sebagian orang untuk mengubah penampilannya agar lebih semangat dalam menyambut tahun yang baru dengan penampilan baru pula. Maka dari itu hal ini dipergunakan oleh dunia fashion sebagai momen untuk mempopulerkan karya-karyanya yang diberi stempel sesuai tahun. Misalnya saja, “Trend Gaya Rambut 2012″ atau “Trend Busana 2012″. Hal ini tentu saja akan menarik perhatian pembacanya, terutama kaum perempuan. Bagi mereka yang ingin mengubah penampilannya, tentu akan tergoda untuk melihat artikel tersebut sebagai referensi.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga akan mengubah penampilan Anda agar terlihat lebih fresh di tahun yang baru ini?

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS