Judul di atas sebenarnya adalah perpaduan antara rasa cinta saya yang besar terhadap pariwisata Indonesia, dengan sedikit rasa kecewa karena tidak terpilih menjadi finalis ACI Detik.com.
Membahas tentang ACI, ACI adalah singkatan dari Aku Cinta Indonesia, yakni sebuah program persembahan dari detik.com. Dalam program ini akan terpilih beberapa finalis yang akan dikirim ke seluruh penjuru Indonesia untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Seleksi pertama adalah dengan mengisi formulir di website ACI dengan menyertakan data diri, foto, motivasi, dll. Saya lolos menjadi 750 finalis ACI dengan menyisihkan lebih dari 50.000 peserta lain. Saya dipanggil untuk ikut wawancara sebagai tahap berikutnya untuk menjaring 66 finalis ACI. Sayangnya saya tidak lolos di tahap ini, karena memang saya akui bahwa pengalaman saya masih sangat sedikit dibanding finalis ACI lainnya. Mereka saat ini pasti sudah pulang dari petualangannya masing-masing. *iri*
Kembali ke topik utama, saya cinta pariwisata Indonesia. Saya senang berkunjung ke rumah-rumah penduduk yang masih kental suku dan budayanya. Saya juga senang mencicipi kuliner terkenal khas suatu daerah. Dan yang paling saya senangi adalah bermain di pantai, mengagumi wisata bahari nusantara.
Bisa dibilang hobi travelling saya ini saya dapat dari Ayah saya. Beliau senang jalan-jalan bersama rekan kerjanya di kantor. Tak jarang beliau mengajak kami sekeluarga bepergian. Biasanya kalau bepergian sekeluarga, kami hanya ke daerah-daerah yang dekat seperti wilayah Jawa Barat, Jogja, dan Jawa Tengah. Tapi jika bepergian bersama rekan kerjanya dan mengajak keluarga, kami memakai jasa travel agent sehingga lebih menghemat pengeluaran dan bisa menjelajahi tujuan wisata kami dengan semaksimal mungkin. Jika mungkin kebanyakan orang lebih suka jalan-jalan keluar negeri, saya lebih memilih untuk mengkhatamkan wisata dalam negeri terlebih dahulu. Karena sebenarnya wisata dalam negeri jauh lebih indah daripada luar negeri. Namun sayangnya ada beberapa lokasi yang sulit dicapai sehingga tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan, contohnya Indonesia bagian timur.
Dari semua proses travelling, yang saya suka adalah saat packing dan saat berada dalam perjalanan. Pada saat packing, pikiran saya sudah melayang-layang ke tempat tujuan. Apa saja pengalaman yang akan saya dapatkan, bagaimana suasana disana, dan saya biasanya mengatur target tentang apa-apa saja yang akan saya lakukan disana. Dalam perjalanan, saya sangat suka detik-detik saat pesawat akan take off dan landing. Ada sedikit rasa takut tapi menyenangkan.
Pasca travelling, biasanya saya share pengalaman dengan beberapa teman melalui bbm, twitter, atau blog. Mereka yang akan lebih dulu bertanya tentang apa saja keunikan dari tempat wisata tersebut, akomodasi, dan biasanya estimasi biaya. Saya akan menjawab semua pertanyaan mereka dengan antusias sehingga mereka semakin tertarik untuk mengunjunginya. Namun saya lebih senang untuk share di bbm atau twitter, sehingga yang saya share di blog hanya sedikit, salah satu contohnya yaitu: Belitung, Negeri Laskar Pelangi.

