Komunikasi adalah suatu hal yang penting, apalagi bagi manusia sebagai makhluk sosial. Dalam keseharian, manusia satu dengan manusia lainnya pasti membutuhkan komunikasi. Komunikasi bisa antar individu, antar kelompok, maupun massal. Dalam sebuah organisasi, komunikasi juga mutlak diperlukan karena inti dari pembentukan organisasi adalah untuk mencapai tujuan bersama maka segala sesuatunya harus dirundingkan atau dikomunikasikan kepada sesama anggota.
Terdapat beberapa fungsi komunikasi dalam organisasi. Yang pertama adalah fungsi informatif, semua anggota diharapkan dapat memperoleh informasi baru dari komunikasi. Yang kedua adalah fungsi regulatif, maksudnya disini adalah alur informasi bertingkat yang bersumber dari atasan disebarkan kepada bawahan. Yang ketiga adalah fungsi persuasif, artinya kekuasaan bukan satu-satunya hal yang bisa mendorong anggota agar menjadi lebih proaktif sehingga para pemimpin memilih untuk memberikan persuasi atau ajakan dibandingkan memberi perintah. Terakhir adalah fungsi integratif, artinya sebuah organisasi menyediakan saluran yang memungkinkan anggota melakukan tugasnya dengan baik.
Isu terkini yang berkaitan dengan komunikasi dalam organisasi adalah pengubahan nama Stadion Jakabaring di Palembang menjadi Gelora SBY. Pengubahan nama yang diusulkan oleh Ketua KONI Sumatera Selatan ini mendapat banyak penolakan oleh beberapa kalangan. Hal tersebut terjadi dikarenakan kurangnya komunikasi atau sosialisasi terhadap rencana pergantian nama stadion ini. Sehingga saat muncul wacana pergantian nama, banyak tanggapan negatif yang merebak dari berbagai pihak.


[...] Resume 4: Komunikasi dalam Berorganisasi (17 Oktober 2011) [...]