Pernahkah Anda merasa bahwa pada jaman sekarang ini kita sangat dimudahkan oleh teknologi? Jika dulu pengiriman uang lebih sering menggunakan wesel, maka seiring perkembangan jaman maka pengiriman uang dalam jumlah kecil maupun besar dilakukan dalam hitungan detik melalui bank. Bahkan saat ini kita lebih dimudahkan lagi dengan layanan sms banking dan internet banking. Post kali ini saya akan membahas tentang Internet Banking.
Saat ini saya mempunyai dua akun rekening bank, yaitu BCA dan Mandiri. Kedua bank ini adalah bank yang sering digunakan banyak orang.
Untuk proses pendaftaran internet banking, keduanya relatif sama. Untuk pendaftaran, kita diharuskan membawa buku rekening, KTP, dan ATM ke bank cabang kita membuka rekening. Kita juga harus mengisi formulir pendaftaran untuk internet banking. Pada formulir tersebut, kita menuliskan username yang diinginkan. Setelah itu kita membayar Rp.20.000 untuk membeli alat transaksi. Alat transaksi ini digunakan untuk keamanan tambahan karena alat tersebut dapat generate PIN secara random yang diminta pada setiap transaksi. Satu alat hanya bisa berlaku untuk satu rekening. Pada BCA, nama alatnya adalah KeyBCA sedangkan pada Mandiri, nama alatnya adalah Token.
Untuk proses transaksi dengan internet banking, keduanya pun relatif sama. Tetapi menurut saya BCA sedikit lebih repot. Pertama-tama kita login dengan menggunakan username dan password yang telah dipilih. Jika ini adalah pertama kalinya login di situs internet banking, maka kita harus mendaftarkan token agar bisa terhubung dengan nomer rekening. Setelah itu internet banking siap digunakan. Untuk Mandiri, bisa langsung mentransfer. Namun untuk BCA, kita harus mendaftarkan nomer rekening tujuan barulah bisa ditransfer. Transfer melalui internet banking ini tidak ada minimal nominal yang ditransfer. Kita juga tidak dipungut bayaran, kecuali jika ingin mentransfer antar bank. Internet banking tidak hanya digunakan untuk transfer, tetapi bisa juga digunakan untuk mengecek saldo. Maka tidak salah jika internet banking ini menjadi pilihan utama bagi para eksekutif yang memang tidak punya banyak waktu.

